1
Honda Mobilio Akhirnya Jadi Taksi Juga
2
Harga Honda BRV Sudah Diumumkan
3
Honda BRV Bakalan Hadir Di GIIAS 2015
4
Meyer Path Pro Mobil Pembersih Salju Di Jalanan
5
Grand New Avanza Siap Meneruskan Dominasi Toyota

Honda Mobilio Akhirnya Jadi Taksi Juga

Honda Mobilio yang menjadi salah satu pesaing dari Toyota Avanza dikabarkan menerima pinangan perusahaan taksi Blue Bird untuk dijadikan armada taksi dimana untuk peluncuran perdananya – Blue Bird sudah membeli kurang lebih 100 unit Mobilio tipe E dimana nantinya akan beroperasi diwilayah Jakarta, Depok dan Bekasi. Menjadi armada taksi tentu saja ada plus dan minus sebab Mobilio juga sangat diminati oleh publik ditanah air karena merupakan mobil keluarga pertama Honda yang memang ditargetkan bagi semua segmen. Desain yang lebih modern dibandingkan dengan para pesaingnya serta memiliki performa yang memadai tentu saja menggoda Blue Bird – yang pada akhirnya memutuskan untuk melakukan sebuah gebrakan dengan membeli Mobilio untuk menambah armadanya.

taksi mobilio blue bird

Langkah PT Honda Prospect Motor memberikan kesempatan kepada Blue Bird tentu saja alasan utamanya bahwa mereka ingin membuktikan kepada publik bahwa harga Mobilio yang ditawarkan oleh APM melalui showroom yang ada di Indonesia itu sudah sangat bersaing bahkan publik tak perlu ragu karena harga suku cadang maupun biaya service Mobilio juga sangat terjangkau bagi semua kalangan juga bahwa mobil tujuh penumpang ini hemat bahan bakar karena armada taksi saja menggunakannya. Jika itu adalah imej yang dibangun oleh brand maka lain soal imej dari publik sendiri – karena ada beberapa kalangan menganggap bahwa harga Mobilio bekas nantinya akan sangat rendah. Perlu diingat bahwa mobil yang dibeli dari showroom pada dasarnya untuk dijual lagi dan memiliki mobil itu sendiri bukanlah sebuah investasi sebab setiap tahun harga mobil yang kamu gunakan itu harganya akan turun seiring dengan lama pemakaian juga adanya mobil baru serupa yang desainnya mengikuti trend dalam dunia desain otomotif.

Seiring dengan kebutuhan yang terus meningkat karena publik ingin rasa nyaman dan aman dalam menempuh perjalanan seperti dari rumah ke kantor atau sebaliknya maka serta merta akan membuat permintaan terhadap mobil murah terus meningkat. Konsumen memang sangat mempertimbangan harga dan ini salah satu contoh bahwa mobil Datsun saja yang mulai kembali dipasarkan di Indonesia oleh Nissan – juga banyak diminati oleh publik karena pertimbangan harga seperti yang sudah kami katakan diatas. Publik terkadang lebih mempertimbangkan soal biaya pemeliharaan serta efisiensi bahan bakar dan ini sah-sah saja sebab harga BBM memang terus meningkat walaupun di Asia Tenggara memang untuk urusan BBM di Indonesia harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Maka dari itu tidak mengherankan jika mobil-mobil yang selalu memasang slogan “Irit Bahan Bakar” sudah pasti diserbu konsumen dan ini sama halnya dengan yang terjadi pada Honda Mobilio dan Suzuki Ertiga – dimana saya mengatakan kedua mobil tersebut karena di kategori Low MPV keduanya memang lebih efisien dalam mengkonsumsi bahan bakar dibandingkan LMPV lainnya.

Sejauh ini Honda juga memang tengah menyiapkan BR-V yang merupakan mobil jenis Crossover dimana berdasarkan informasi dari pihak-pihak yang bisa dipercaya bahwa prototipenya memang akan dipamerkan pada GIIAS 2015 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten. Brand otomotif berlogo H ini memang tengah naik daun dimana di Indonesia saja Honda berhasil meroket keposisi II penjualan nasional sedangkan posisi pertama memang masih ditempati oleh Toyota sebagai jawara dalam urusan otomotif khususnya kendaraan roda empat. Belum terkalahkannya Toyota dikancah otomotif global tentu saja menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi brand lain dan khusus di Indonesia memang penjualan otomotif hingga kini masih didominasi oleh Avanza apalagi kini generasi terbaru Avanza siap menyambut para pengunjung juga diajang GIIAS 2015 yang berlangsung pada 20 hingga 30 Agustus 2015 nanti.

Mengamati keputusan Honda memberikan salah satu andalannya kepada Blue Bird tentu saja memang sedikit demi sedikit masyarakat mulai percaya bahwa Honda bukan saja memasarkan mobil dengan harga yang mahal di Indonesia – karena kini mereka mulai merambah semua segmen sehingga kitapun dapat menyaksikan semakin banyaknya populasi atau jumlah mobil Honda Mobilio yang wara-wiri dijalanan baik di ibukota maupun kota-kota besar lainnya diwilayah nusantara. HPM tentu saja berani menerima pinangan Blue Bird karena sebentar lagi akan hadir BR-V yang memang akan menjadi andalan Honda Indonesia karena mobil jenis CUV ini nantinya memiliki tiga baris bangku yang dapat menampung lebih banyak penumpang dengan interiornya yang lapang. Walaupun hingga kini HPM belum mempublikasikan spesifikasi lengkapnya namun bocoran-bocoran dari berbagai media otomotif mengatakan bahwa diameter BRV akan lebih panjang dari HRV yang menjadi andalan dari HPM.

Selama kiprahnya di Indonesia, populasi Honda Mobilio memang terus bertambah dari tahun ke tahun dan terbukti pada bulan Juli 2015 – penjualan Mobilio cukup meningkat dimana hal ini bisa dipahami karena kala itu kita memasuki masa liburan dimana lazimnya publik memang membutuhkan sebuah kendaraan apalagi biasanya menjelang liburan juga – seluruh showroom serempak menawarkan berbagai kemudahan kepemilikan mobil baru melalui berbagai promo menarik sehingga konsumenpun akan dengan mudah memiliki Mobilio sebagai salah satu kendaraan pribadinya. Dengan menjadi taksi, kita tentu saja berharap agar HPM terus meningkatkan layanan kepada konsumen dengan memberikan kemudahan apalagi kini publik ditanah air merasa yakni bahwa memiliki Mobilio tentu saja akan lebih mudah dalam perawatan sebab perusahaan taksi sekalipun memilih Mobilio sebagai armadanya karena salah satu pertimbangan tentu saja pada harga spare part yang lebih terjangkau juga perawatannya lebih murah dan murah pula.

Harga Honda BRV Sudah Diumumkan

mobil brv di giias

Walaupun masih bersifat tentative – namun Honda Jakarta Center sudah mengumumkan harga Honda BRV pada ajang GIIAS dan IIMS 2015 yang keduanya diselenggarakan diwilayah DKI Jakarta dan juga Banten. Antuasisme warga JADETABEK untuk menghadiri ajang otomotif bergengsi ini sangat besar dimana seiring dengan pemesanan BR-V itu sendiri yang memang merupakan salah satu strategi Honda Indonesia untuk selalu memanfaatkan momen-momen penting seperti ini untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan amunisi barunya yang kini siap mengguncang bursa otomotif nasional apalagi kini kecenderungan publik ditanah air umumnya lebih memilih mobil yang dapat menampung lebih banyak penumpang dalam setiap perjalanannya. Crossover-Utility Vehicle dengan 7-seater ini merupakan yang pertama bagi Honda dimana pembuatannya memang terpusat di Indonesia – mengingat potensi pasar yang ada juga permintaan yang secara terus-menerus dilakukan oleh publik maka HPM memutuskan untuk mencari solusi dengan menawarkan BR-V yang memang desainnya sendiri sangat mirip Mobilio sebagai salah satu mobil keluarga murah.

Bakal menjadi sebuah andalan dalam penjualan – tentu saja yang perlu dilakukan oleh produsen bekerjasama dengan distributor adalah bahwa mereka harus mampu memangkas jedah waktu pemesanan (indent) – sebab selama ini kebanyakan produk Honda bermasalah dengan waktu indent yang terlalu lama. Entah hal itu adalah strategi dalam dunia marketing otomotif atau tidak namun membuat brand otomotif berlogo H ini sedikit kesulitan untuk bersaing dengan Toyota yang memang dikenal sangat gencar dalam menghadirkan serta memproduksi sebuah mobil yang selanjutnya dilempar ke pasar otomotif nasional maupun global. Kehadiran Honda BRV pula memang akan membuat peta persaingan otomotif di Indonesia akan berbeda karena selama ini jika ingin memiliki sebuah Low SUV yang harganya lebih terjangkau biasanya konsumen akan memilih Toyota Rush maupun Daihatsu Terior – akan tetapi setelah hadirnya BRV maka kami melihat bahwa akan ada perubah serta persaingan yang sangat ketat pula. Konon kehadiran BRV memang dimaksudkan untuk menghadang laju dari duo Rush-Terios yang selama ini sering dijadikan pilihan oleh publik Indonesia karena pertimbangan harga yang sebenarnya keduanya mengadopsi platform Toyota Avanza sama halnya dengan Toyota Vios dan juga All-New Yaris.

Hingga kini sebagai salah satu pemerhati otomotif tentu saja kita masih bingung dengan diadakannya secara bersamaan antara ajang GIIAS dan IIMS – sebab keduanya merupakan tolak ukur keberhasilan otomotif di Indonesia. Dengan dilaksanakannya secara bersamaan tentu saja cukup mengejutkan banyak pihak walaupun penyelenggara memang terpaksa harus berbagi pemasukan satu sama lain yang pada hal sebelumnya pernah dilakukan secara bersamaan ketika di IIMS tahun 2014 lalu. Bukan hal mudah bagi para produsen untuk bersaing – apalagi saat ini kondisi perekonomian global memang tengah mengalami krisis yang alasan mendasar sebenarnya sudah diketahui oleh para ekonom ternama. Saat seperti ini tentu saja produsen perlu memutar otak untuk mencari solusi agar produk yang sudah mereka siapkan dapat diterima dengan baik oleh konsumen – sekaligus menjada eksistensinya dikancah otomotif global. Segala keuntungan yang didapat – tentu saja akan sangat menentukan langkah mereka selanjutnya sebab biar bagaimanapun yang namanya bisnis haruslah ada permintaan sehingga brand tersebut tetap eksis dan akan menghadirkan produk baru lainnya dimasa mendatang. Demikian yang dilakukan oleh Honda Motor Company Ltd – dimana mereka memang benar-benar mempersiapkan produk bekerjasama dengan para distributor disetiap negara agar produknya dapat diterima dengan baik.

Untuk harga mobil BR-V sendiri sudah diumumkan oleh HPM melalui Honda Jakarta Center – dimana harga untuk tipe terendah dimulai dari 230 Juta dan varian yang dipasarkan juga nantinya akan sama dengan HR-V – yaitu E, S, RS dan Prestige. Menanggapi hal ini maka para pemerhati otomotif beranggapan bahwa dengan kehadiran BR-V sebenarnya Honda ingin menegaskan bahwa segmen CUV merekalah rajanya – sebab dengan produk unggulan seperti BR-V sudah bisa dipastikan bahwa konsumen akan terpengaruh serta memiliki keinginan untuk memilikinya apalagi hal ini didukung oleh kebiasaan untuk selalu mencoba mobil baru. Karakteristik produk yang terus terjaga dari masa ke masa merupakan keunggulan Honda dan ini masih sulit terkejar oleh produsen lainnya dimana mereka lebih mempertahankan produknya dipasarkan di Indonesia dengan harga kompetitif dibandingkan untuk mendatangkan produk baru dengan teknologi baru yang justru peminatnya masih sangat sedikit seperti halnya Honda CR-Z – karena mahalnya teknologi pajak untuk sebuah mobil hybrid padahal jika harga terjangkau maka konsumen akan beramai-ramai untuk segera memilikinya.

Honda BRV Bakalan Hadir Di GIIAS 2015

Honda BR-V atau Bold Runabout Vehicle secara resmi akan diluncurkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show dimana kehadirannya sendiri sudah dinanti-nantikan oleh banyak pihak sebab mobil ini merupakan tandem dari HR-V atau yang diluar negeri yang disebut dengan nama Honda Vezel – dimana letak perbedaannya adalah pada BR-V nanti dibuat dengan sistem three-row seat arrangements menyerupai sebuah mobil jenis Low MPV seperti Honda Mobilio. Kehadiran BR-V yang mampu menjadi tandem dari HR-V tentu saja akan membuat peta persaingan otomotif di Indonesia sangat ketat pasalnya semua produsen akan turut serta menghadirkan produk serupa jika BR-V nanti sukses menarik minat banyak orang di Indonesia untuk memilikinya.

Langkah PT Honda Prospect Motor yang kini menghadirkan mobil seperti ini tentu saja diharapkan agar mampu diterima publik maka yang diperlukan ada kiat atau strategi untuk memperkenal BR-V kepada publik selain itu adalah cara memasarkan produk itu sendiri. Konsumen tentu saja terus menunggu dan hal ini bisa dibuktikan dari banyaknya pencarian yang dilakukan oleh para pengguna internet melalui mesin pencari Google yang bermaksud untuk mencari informasi sebanyak mungkin tentang Honda BR-V. Memang disadari bahwa belum banyak pemberitaan yang sangat detail untuk BR-V ini karena selain APM masih menyembunyikan detail juga para tenaga pemasaran belum berniat untuk mempublikasikannya kepada publik atau kyahalak umum.

honda brv

Layaknya produk-produk Honda yang diluncurkan pada ajang bergengsi sebelumnya seperti Honda HR-V yang juga merupakan produk Global karena beritanya juga dimuat di Huffingtonpost.com tentu saja HPM juga akan membuka kran pemesanan bagi BR-V sehingga konsumen yang telah memesannya akan terlebih dahulu memilikinya setelah mobil ini ready nantinya. Mengambil segmen antara CR-V dan juga HR-V tentu saja kini konsumen akan semakin banyak opsi untuk memilih dimana mereka dapat memilih untuk mendapatkan sebuah mobil jenis Crossover sesuai dengan budget maupun kondisi keuangan yang dimilikinya. Pasar Crossover di Indonesia bisa dikatakan cukup menggiurkan karena saat ini konsumen lebih memilih mobil jenis Low MPV dan juga Crossover maka melihat jumlah permintaan HRV yang terus berdatangan akhirnya HPM memutuskan untuk hadirkan BR-V yang merupakan sebuah crossover dengan 3 baris kursi didalamnya serta khusus dipasarkan dibenua Asia saja.

Mengamati kecenderungan konsumen tentu saja sudah menjadi salah satu keunggulan strategi pemasaran yang dimiliki oleh HPM dan ini ditunjang oleh brand image yang kuat dari Honda itu yang hingga kini menjadi karakteristik tersendiri bagi produk-produk Honda yang bermarkas di Jepang – negeri yang dikenal dengan kisah para Samurai. Produk otomotif Jepang sendiri hingga kini tak kalah dari produk-produk otomotif dari Amerika dan Eropa namun sekali lagi kami melihat bahwa memang Honda lebih memilih untuk merambah segmen-segmen menengah atau dengan kata lain menargetkan produknya untuk dipasarkan dinegara-negara berkembang seperti di Indonesia sehingga bisa anda lihat bahwa produk otomotif asal Jepang biasanya menjadi pilihan utama konsumen yang berada disemua segmen dibandingkan dengan produk Eropa maupun Amerika yang selalu berada pada segmen menengah keatas.

Kini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi HPM pasalnya beberapa orang yang sebelumnya sudah memesan HR-V dikabarkan masih menunggu unit yang hadir digarasinya maka untuk kehadiran BR-V – HPM perlu bekerja keras untuk memenuhi permintaan konsumen apalagi permintaan BR-V nantinya seperti mobil-mobil Honda terdahulu. Jangan lupa bahwa di GIIAS 2015 nanti, Toyota juga akan menghadirkan Grand New Avanza sebagai generasi terbaru dari mobil MPV 7 penumpang milik Toyota.

Meyer Path Pro Mobil Pembersih Salju Di Jalanan

Jika ditanah air hanya dikenal dua musim yakni musim panas dan hujan maka akan berbeda dengan dinegeri Amerika Serikat dimana disana ada 4 musim diantaranya yang cukup merepotkan adalah musim salju. Setiap hari jalanan akan dipenuhi oleh salju sehingga sangat berbahaya bagi kendaraan bermotor karena pengereman tidak efektif yang kemudian dapat menyebabkan kecelakaan. Sebagai negara adidaya dimana unggul dalam hal teknologi maka mereka mengembangkan ATV yang dipasangkan dengan alat pembersih salju yang menyerupai “Sorokan” yang berfungsi untuk membersihkan salju yang ada dijalan raya sehingga para pengemudi dapat melihat dengan jelas batas maupun kondisi jalan raya juga agar pengereman lebih pakem seperti biasanya.

Inovasi seperti ini tentu saja dibutuhkan oleh banyak orang dinegeri paman sam sehingga peralatan ini cukup laris bahkan dipersiapkan manakala musim salju tiba. Untuk teknologi otomotif – memang tak bisa dipungkiri bahwa teknologi otomotif Amerika juga harus bersaing ketat dengan teknologi yang ada pada negara-negara maju di Eropa seperti Jerman bahkan hingga kewilayah Asia yaitu Jepang. Beberapa negara yang unggul dalam urusan teknologi ini tentu saja mendukung perusahaan-perusahaan untuk melakukan riset dalam menciptakan sebuah peralatan canggih seperti Meyer Path Pro dimana dengan alat ini maka fungsinya akan sangat membantu kerja manusia. Anda bisa bayangkan jika tanpa alat seperti ini maka orang-orang harus membersihkan jalan raya dari salju yang kemudian akan sangat melelahkan bahkan mengeluarkan biaya yang lebih banyak dibandingkan dengan alat seperti ini.

Walaupun jumlah salju yang turun tak sebanding dengan salju yang ada di Alaska namun jika salju tersebut menutupi jalan raya maka akan sangat merepotkan sehingga inovasi ini memang saat ini sangat digandrungi oleh dinas pekerjaan umum yang ada dinegeri paman sam. Amerika sebagai salah satu negara pusat teknologi tentu saja terus mengembangkan berbagai teknologi canggih yang dimaksudkan untuk mengantisipasi bencana maupun lainnya sehingga segala aktivitas dari warganya tidak terganggu. Pengembangan teknologi yang sedemikian pesat tentu saja bukan hanya dilakukan oleh satu perusahaan saja namun banyak perusahaan yang berlomba-lomba dalam menciptakan berbagai macam alat yang kemudian akan digunakan oleh konsumen. Semakin banyak review positif dari konsumen tentu saja alat tersebut akan laku bahkan akan diekspor ke Eropa sesuai dengan pesanan importir dari negara-negara yang ada dibenua Eropa.

Sekilas ATV modifikasi yang dinamakan Meyer Path Pro ini memang mirip belalang namun siapa sangka kinerjanya luar biasa. Bahkan kini sangat populer di Amerika yang menjadi negara produsen otomotif lainnya seperti Ford, Jeep, dan juga Dodge yang juga telah diimpor oleh GARANSINDO untuk dipasarkan di Indonesia. Industri otomotif di Amerika memang berkembang sangat pesat namun yang menjadi kendala tentu saja adalah besarnya nilai tukar dollar terhadap mata uang dibeberapa negara. Produk bagus namun harganya selangit tentu saja daya belinya hanya pada segmen tertentu dimana contohnya bisa anda lihat di Jakarta maupun kota-kota besar ditanah air dimana pengguna mobil-mobil Amerika lebih sedikit dibandingkan dengan produk-produk dari Jepang. Para produsen dari Jepang tentu saja menyadari bahwa jika mereka menciptakan sebuah produk yang harganya jauh lebih mahal maka sudah pasti produk tersebut tidak dibeli oleh konsumen – karena bukan konsumen tidak menyukai produknya namun kembali lagi seperti kami katakana bahwa daya beli memang menjadi permasalah sekaligus pertimbangan sendiri.

Grand New Avanza Siap Meneruskan Dominasi Toyota

Grand New Avanza sudah resmi diluncurkan di Indonesia dan dengan demikian PT Toyota Astra Motor selaku ATPM berharap agar hadirnya mobil Avanza terbaru yang sudah mendapat penyegaran ini dapat menjadi salah satu amunisi yang dapat meneruskan kejayaan Toyota didalam penjualan terutama di Indonesia yang menjadi target market dari para produsen otomotif. Kembalinya mobil keluarga tujuh penumpang ini hadir dengan banyak perubahan tentu saja akan membuat konsumen khususnya pada segmen menengah akan menjatuhkan pilihannya pada Avanza mengingat selama ini penjualan Avanza sendiri mendominasi dari semua mobil Toyota yang ada dipasar otomotif Indonesia. Walaupun banyaknya persaingan yang menurut para pemerhati otomotif begitu ketat namun kami melihat bahwa langkah Toyota dalam menghadapi persaingan yang ada sudah sangat siap karena mereka memiliki banyak produk unggulan dimana bukan hanya Avanza saja yang menjadi andalan namun masih banyak lagi yang lainnya seperti Yaris, Kijang Innova, Rush bahkan Fortuner.

Sejarah panjang Toyota di Indonesia melalui Toyota Astra Motor seperti yang bisa anda baca di Wikipedia tentu saja menjadi tolak ukur bagi produsennya dalam hal ini adalah Toyota Motor Company Ltd yang sudah menyiapkan sekaligus mempercayakan TAM untuk terus mendistribusikan mobil-mobil unggulan keseluruh authorized dealer dan salah satu yang menjadikan Toyota memiliki brand image yang kuat adalah karena mereka mampu membuka jaringan pemasaran diseluruh wilayah Indonesia. Ini sebuah strategi marketing yang sangat menarik tentunya mengingat beberapa produsen yang menjadi competitor dari Toyota terkadang hanya fokus dikota-kota besar di Indonesia seperti di JADETABEK, Surabaya, Medan dan lainnya namun mengabaikan keinginan konsumen yang ada didaerah. Toyota menganggap bahwa hal ini adalah sebuah peluang bagi mereka sehingga anda tak perlu kaget jika melihat layanan 3S (Sale, Services, Spare part) Toyota mampu menjangkau hingga kewilayah Indonesia Timur sekaligus. Toyota sangat percaya diri karena menurut mereka, apa yang ditawarkan tentu saja sesuai dengan keinginan konsumen sehingga pada titik tertentu konsumen juga akan menjadikan produk Toyota sebagai alat transportasinya sehari-hari.

grand new toyota avanza

Menjadi kampiun setiap tahun dalam hal ini penjualan tentu saja merupakan sebuah hasil dari pengamatan yang jeli dari manajemen TAM karena mereka mampu mengamati perkembangan market automotive ditengah gempuran brand-brand lainnya yang memang kini mulai mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh TAM salah satunya adalah membangun jaringan pemasaran yang baru yang semua dilakukan guna memberikan sekaligus meningkatkan pelayanan pre dan after sales kepada konsumen. Toyota bukan saja sebagai brand #otomotif unggulan di Indonesia namun jika dihitung secara global, raksasa perusahaan otomotif asal Jepang ini juga mendominasi penjualan secara global dan telah dipercaya oleh banyak pihak sebagai produsen yang lazim menawarkan produk unggulan dengan harga yang kompetitif pula. Sebagai salah satu pemerhati otomotif tentu saja kami melihat adanya perbedaan dalam strategi pemasaran walaupun kita sepertinya APM “lata” dengan menawarkan diskon yang banyak kepada konsumen. Pada dasarnya diskon memang memberikan keuntungan tersendiri kepada konsumen namun konsumen juga perlu memikirkan kualitas terutama fitur keamanan dari mobil yang dijual. Mobil yang dipakai untuk sehari-hari tentu saja membutuhkan fitur keamanan yang memadai dan ini terkadang diabaikan oleh konsumen karena menurut mereka yang penting memiliki mobil apalagi jika mobil tersebut harga murah. Konsumen harus ingat bahwa mobil tersebut akan mereka gunakan dalam setiap aktivitasnya terkecuali hanya dibuat untuk pajangan tentu saja ceritanya akan berbeda, bukan?

Populasi Grand New Toyota Avanza yang terus meningkat setiap tahun tentu saja menjadi sebuah bukti bahwa mobil ini memang menjadi salah satu opsi keluarga disegmen menengah walaupun penggunaannya memang tak sebatas hanya personal saja karena beberapa perusahaan juga menggunakan Avanza sebagai armada guna menunjang perputaran bisnisnya. Banyak perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan Avanza sebagai kendaraan operasional termasuk perusahaan rental yang kini mulai menjamur karena Toyota juga memberikan paket kredit untuk usaha khususnya perusahaan rental. Dengan Total DP yang terjangkau tentu saja kini rental-rental bisa dengan mudah menambah armadanya tanpa perlu dipusingkan dengan keterbatasan unit untuk memberikan pelayanan kepada konsumen.

Populasi Grand New Toyota Avanza yang terus meningkat setiap tahun tentu saja menjadi sebuah bukti bahwa mobil ini memang menjadi salah satu opsi keluarga disegmen menengah walaupun penggunaannya memang tak sebatas hanya personal saja karena beberapa perusahaan juga menggunakan Avanza sebagai armada guna menunjang perputaran bisnisnya. Banyak perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan Avanza sebagai kendaraan operasional termasuk perusahaan rental yang kini mulai menjamur karena Toyota juga memberikan paket kredit untuk usaha khususnya perusahaan rental. Dengan Total DP yang terjangkau tentu saja kini rental-rental bisa dengan mudah menambah armadanya tanpa perlu dipusingkan dengan keterbatasan unit untuk memberikan pelayanan kepada konsumen. Kami dari Meyerpathpro.com mengamati bahwa kebanyakan konsumen yang memilih mobil Avanza karena memang faktor performa yang menjadi perhatian produsen apalagi Avanza merupakan kendaraan jenis Low-end MPV yang mengadopsi teknologi RWD (Rear-Wheel Drive) atau jika dalam bahasa Indonesia sering disebut mobil berpenggerak roda belakang. Jika dibandingkan dengan beberapa pesaing yang ada maka yang lainnya mengadopsi teknologi FWD (Front-Wheel Drive) dimana ini dianggap kalah dalam urusan performa jika dibandingkan dengan Grand New Avanza. Segala regulasi kepemilikan kendaraan roda empat memang sudah diatur oleh pemerintah dimana konsumen sangat dimudahkan untuk memiliki mobil baru termasuk Grand New Toyota Avanza melalui perusahaan-perusahaan leasing terbesar ditanah air.